Akhir-akhir ini, Abang suka sekali dengan bola. Ya, bahkan Abang bermimpi menjadi seorang pemarin bola profesional seperti Ronaldo.
Ketika Mama bilang, bahwa pemain bola itu bisa cedera, Abang tak gentar.
"Itu resiko, Ma!" jawabnya mantap.
Hmm... sejatinya Mama dan Ayah yang terlalu khawatir tentang ini. Memang, tak ada salahnya menjadi pemain bola. Bahkan jika memang takdirmu demikian, Mama dan Ayah pun akan ikhlas dan mendukung. Tapi melihat masa depan dan tabiat hidup para pemain beken, Mama Ayah sungguh kian khawatir.
Belakangan,
Abang juga sering mengabaikan tugas sekolah. Homework suka dilewatkan begitu saja. Semangat belajar Abang pun kian surut. Akibatnya, Abang agak kesulitan memahami pelajaran yang dibuktikan dengan nilai yang jauh dari target.
Mama dan Ayah memang tak pernah memasang target prestasi untuk anak-anaknya.
Tapi, Mama dan Ayah sangat paham, karakteristik dan sifat Abang.
Abang tak mau kalah.
Abang tak suka menyerah.
Itulah makanya, Nak...
Berjuanglah!
Raih harapan yang sudah kaucanangkan. Mama dan Ayah akan selalu mendukungmu!
Love U, Bang...

semoga abang mau mencontoh kesuksesan Om Ganteng... kalem namun meyakinkan, terfokus pada tujuan, dan gak salah arah
ReplyDelete