Mama ketiduran. Ngantuk sengantuk-ngantuknya membuat siang itu Mama tidur dengan pulas. Teriakan anak-anak dan tepukan kecil si bungsu tak berhasil membangunkannya.
Satu jam kemudian, Mama mulai membuka matanya yang masih terasa berat.
"Farid lagi apa?" tanya Mama dengan suara parau. Matanya membuka sedikit, tidak lebar seperti biasa.
"Mamam!" ucap si bungsu dengan senyum, sambil sesekali melompat menirukan Baby Bob-nya Barney.
"Eh, Abang suapin adik?" Mama melotot seketika, melihat sesuap nasi masuk ke mulut kecil putera ketiganya itu. Nasi kecap, seperti biasa. Kali ini tanpa lauk, :-(
"Hehe, iya. Tadi Farid manggil-manggil Abang dan nunjuk ke belakang. Abang kasih minum dia geleng-geleng. Dia terus bilang Bam, mamam!"
Mama duduk, memerhatikan mereka berdua dengan mata berkaca-kaca.
"Makasih, ya, Bang. Sudah suapin Adik," ucap Mama tulus.
Abang tersenyum dan mengangguk. Sementara Adik kembali asyik melihat Vroomies, :-)
***
Semoga selalu sholih, Bang, :-)
No comments:
Post a Comment