Tuesday, 3 September 2013

Thariq dan Cream Puff

Seminggu kemarin, Thariq datang dengan memberi sebuah kabar. Ia akan berjualan cream puff. Teman-temannya sudah memesan, katanya. Dan Mama diminta membuat 60 pcs cream puff.

Usut punya usut, ternyata Iq sudah membuat selebaran. Semacam promo atau iklan, begitulah. Di dalamnya ada tulisan:

BELILAH, CREAM PUFF PALING SEDAP!
HARGA BIASA SATU KETUL 50 SEN. HARGA PROMO SERINGGIT DAPAT 4.

JANGAN LEWATKAN KESEMPATAN INI!

Mama terbelalak sedikit kaget membacanya. Ahh, Mama aja enggak pernah promo seperti itu, eh, dia pe-de banget! Masya Allah, terharu jadinya.

Karena semangat itulah, meski badan Mama pegel-pegel, Mama bela-belain buat cream puff untuk dibawa pagi harinya. Agak kesiangan bangun, sih. Jam setengah lima baru bangun, hiks. Tapi Alhamdulillah lancar.

Tepat pukul tujuh, 46 pcs cream puff sudah tersedia dalam wadah kedap udara. Iq menentengnya dalam plastik.

Melihatnya berjalan menuju sekolah dengan tas punggung berat dan tentengan segitu banyak, hati Mama terenyuh. Doa pun mengalir, semoga ia menjadi seorang anak yang tangguh dan sukses, aamiin.

Siang harinya, cerita seru mengalir.

"Ma, kedai Abang paling cepat habis. Semua berkumpul di kedai Abang. Sayang, Abang lupa bawa beg plastik. Jadi semua orang makan di tempat, hahahaha. Ada yang tak dapat cream puff dan pesan lagi, Ma. Esok buat lagi, ya! Oh iya, kata teman-teman cream puff emak Thariq paling sedap. Fitria bahkan bilang ke Ustadz. Minta Ustadz mencoba makan cream puff yang dia beli. Kawan-kawan minta esok bawa lagi, Ma. Kalau tak, siap Abang, hahaha!"

Ahhh, senangnya.

Barakallahu, Iq!

No comments:

Post a Comment