Wednesday, 4 September 2013

"Pa, Ma?"

Yup! Itulah kalimat yang sering disebutkan Farid jika Mama baru bertemu atau berbicara melalui telepon dengan seseorang.

"Siapa, Ma?" maksudnya begitu, tapi karena ngomongnya masih terbatas, yang terucap hanya belakangnya saja.

Seperti tadi, sepulang Mama dan Farid mengantar kue pesanan ke Bu Renny di U3, di jalan kami bertemu dengan Bu Ika. Setelah salim dan diberi cokelat TOP, Farid pun bertanya, "Pa, Ma?"

Mama pun menjelaskan. Itu adalah Mamanya Bang Zaka, kawan Abang.

"Ayah?"

"Bukan kawan Ayah, tapi kawan Abang," jawab Mama dengan senyum.

Tak lama, kami berjumpa dengan Bu Agus. Kejadiannya pun hampir sama. Dan Mama menjelaskan bahwa itu Bu Agus, kawan Mama. Suaminya, kawan Ayah. Anaknya, kawan Abang.

Setelah selesai mengantar sedikit risoles untuk Bu Rini, dia pun bertanya.

Mama bilang, "Itu Oom Deris, suami bu Rini."

Hehehe, semoga makin shalih dan pintar ya Nak.

Aamiin...

No comments:

Post a Comment