Tadi pagi, jam 4, Farid muntah. Kupikir, ia kedinginan karena tak pakai selimut sementara AC menyala. Kuselimuti, tak mau. Kutukar bajunya dengan yang lebih hangat, dobel pula. Dia dah mulai senyum-senyum.
Eh, muntah lagi. Kali ini lebih banyak. Sprei pun sampai basah. Sementara Ayah mengganti sprei, kuganti bajunya dan kubalur minyak kayu putih. Masih kurangkap dengan jaket. Alhamdulillah, senyum dia. Nenen dan tertidur dengan pulas.
Pagi, dia bangun lambat. Jam setengah delapan, minta nenen. Pas kuganti, ternyata celananya basah. Oups! Aku lupa kalau tadi belum sempat diberi diapers. *tepok jidat
Akhirnya, kubawa ke kamar mandi. Kubersihkan, tapi tak kumandikan. Setelah diganti baju bersih, ia pun minta minum. Sementara aku bersih-bersih rumah, ia minta disetelkan poli robocar. Rupanya ia muntah lagi, hiks.
Setelah kulap dengan tissue basah dan kuganti, kusetelkan poli di handphone dan kubaringkan ia di kasur.
Aman. Aku bisa nyapu dan beberes sampai tuntas. Setelah selesai, baru ia merengek minta nenen.
Rencananya sebentar lagi kuajak ia ke dokter Siti Fatimah. Semoga lekas sembuh ya, Nak. Mungkin karena semalam makan mie terlalu banyak yaa... Biasanya kan nyicip-nyicip aja. Besok-besok enggak boleh lagi, ya.
Biasanya Mama memang melarang mie dimakan di rumah ini. Tapi Mama pikir, sesekali tak apalah. Eh, Farid yang kena.
Syafakallahu Farid Cinta, <3
semoga cpt sembuh, Farid :)
ReplyDeleteMakasih Mbak Myra Anastasia... Alhamdulillah Farid dah sehat dan ceria lagi. Sedang main hotwheels dia, :-)
ReplyDeleteMaaf baru bales yaa...